11 Juli 2014

dan Bangka Belitung.. Aku Datang!


Dan akhirnya 'satu-satunya' hal yang kami tunggu hari itu terjadi juga.. Pengumuman penempatan di Wilayah Kerja Indonesia Bagian mana akhirnya kami ditugaskan. Time flies sooooooo fast, they said. Setelah melewatkan banyak kegiatan bersamaan dari akhir tahun lalu, ini, saat ini lah, yang sebenarnya kita nanti dan sekaligus ditakutkan.

Satu persatu nama muncul di layar besar hadapan kami. Dari mulai ujung barat hingga ujung bagian timur Indonesia, dari Aceh hingga Papua, di seluruh Penjuru Nusantara. Kami tersebar, atau lebih tepatnya disebar. Awal pengumuman semua dihebohkan dengan penempatan beberapa teman di Distribusi Jawa Timur, sebutlah beberapa mereka yang beruntung, karena mungkin hampir setengah dari kami mengidamkan nama kami tertera di wilayah kerja Pulau Jawa.

Ya, Pulau Jawa. Pulau idaman, kami rasa. Beruntung sekali rasanya melihat satu persatu nama teman kami berada dibawahnya, ada yang ditempatkan di Wilayah kerja Jakarta, Unit Pembangkitan Jawa Bali (UPJB) di Surabaya, Bekasi, Distribusi Jawa Tengah, Distribusi Jawa Timur dan bahkan Distribusi Jawa Barat & Banten alias Bandung! Sayangnya takdir belum mengijinkan saya berada pada salah satunya, mungkin dua atau tiga tahun lagi, kita lihat saja nanti..

Lain halnya ketika satu persatu wilayah kerja bagian Timur disebutkan, ada yang bersorak senang, ada pula yang langsung menangis karena sedih. Mulai dari Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah & Gorontalo (Sulutenggo), Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara & Sulawesi Barat, Maluku & Maluku Utara, hingga akhirnya Papua muncul jadi akhir yang mengharukan seisi ruangan.

Keberuntungan lain ada pada teman-teman yang kembali ke daerah asalnya, ya, beberapa teman memang berasal dari daerah Sumatera Barat dan sekitarnya, tanpa disangka entah kebetulan ataupun tidak mereka kembali kesana. Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu, Lampung, Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan, pun memunculkan sekelompok teman yang ditempatkan dalam satu wilayah. Dan saya? WILAYAH BANGKA BELITUNG. dan sendiri! Hahaha.


Ketika hampir setiap teman lain ditempatkan secara berkelompok, jadi satu tanda tanya besar sampai sekarang kenapa saya ditempatkan disebuah kepulauan sendirian? Sedih? Ya, awalnya. Tapi kembali lagi sih Allah pasti punya rencana yang lebih indah buat saya, buat semua teman lainnya juga. Sebagian besar teman menyambut dengan suka cita dan bergurau mengingatkan saya agar disana fokus bekerja, bukan jalan-jalan semata. Mereka kebanyakan tau hobi dan beberapa tulisan saya yang sempat dimuat serta memenangkan kompetisi menulis soal wisata dalam media. Sebagian besar lainnya menghibur, menguatkan. 'Wah, sampai kantor aja tau kamu hobi jalan-jalan jadi ditempatkan di Bangka Belitung ya', beberapa lainnya bilang, 'Mereka aja tau kamu wanita tangguh yang nggak manja, makanya kamu dibikin sendiri' dan beberapa kata yang membuat saya terhibur lantas tertawa.


Jarak Bandung - Bangka Belitung dapat ditempuh dengan dua cara; 1) Melewati jalur laut menggunakan kapal selama kurang lebih 40 jam lamanya, 2) Menuju Jakarta dan terbang menuju Kepulauan Bangka Belitung. Dan saya rasa pilihan pertama bukan pilihan yang cerdas untuk dilewati, hehe.

Beruntungnya, walau diawal saya sempat panik karena benar-benar tidak ada teman dekat, sanak sodara atau siapapun disana, Allah benar-benar Maha Baik, setelah menelpon Kantor Wilayah saya dapat pengarahan dari Ibu Ati untuk teknis nanti disana. Belum lagi seorang teman asal Bangka yang mengenalkan temannya untuk membantu saya selama awal kedatangan disana, daaaan juga memberi tumpangan tinggal sementara waktu. Really countless blessing and happiness. Then, what else? Can't thank you enough, My Dearest Allah.

Dan akhirnya, saya pastikan saya siap. Diluar entah bagaimana nanti saya disana, dimana saya nanti tinggal, dengan siapa saya nanti berteman, di wilayah atau area bagian mana saya ditugaskan, apapun tugas yang kelak diembankan, insha Allah saya siap.


.............................Bangka Belitung, halloooooo!



Bandung, awal Juli 2014
Dua Minggu Libur sebelum Pergi ke Lokasi Penempatan.


Note: And, yes. Standing alone doesn't mean I am alone. But it means I'm strong enough to handle things all by myself.

1 Juli 2014

Kejutan Setelah Perjuangan Panjang

Kisah suka duka selama OJT ada begitu banyaaaaaaaaak rasanya, walaupun saya rasa tetap lebih banyak suka daripada duka selama tinggal di Prabumulih. Mulai dari awal OJT yang diberi Manager super duper baik, difasilitasi rumah dinas dan mobil dinas, lingkungan yang luar biasa juga baiknya, hingga pindahnya Manager diganti yang baru, pindah ke sebuah ruko milik salah satu pegawai, sampai aneka satu dua urusan personal yang beberapa kali bikin jengkel hahaha. Tapi selebihnya sih tetap bersyukur. 

Selepas Evaluasi Progress Project pertama pertengahan Mei, kami ditugaskan untuk membuat semacam telaah staf dan 'suatu hal' untuk dimasukkan dalam Science & Technology Olympiad yang memang rutin dilakukan diakhir program. Dari awal mulai pembagian kelompok sampai penentuan tema yang bikin galau segalau galaunya sampai H-10.. akhirnya kami membagi jadi dua tim dengan dua tema berbeda.

Yah, setidaknya banyak pelajaran yang diambil dari masa-masa itu, bagaimana seharusnya bertindak, belajar bagaimana menahan ego dan emosi sesaat, belajar untuk mau mendengarkan pendapat orang lain, dan yang terpenting bagaimana belajar mendahulukan kepentingan kelompok diatas kepentingan pribadi. Tentu, disatukan dengan 12 isi kepala dan sifat yang berbeda bukan soal mudah, kan?

and here we goooo....


Sejak ikut organisasi dari jaman SMA hingga training-training pekerjaan sebelumnya, saya selalu diajari untuk tidak mengatakan 'saya' atau 'aku' untuk hal-hal dalam urusan tim, yang ada hanya 'kami' atau 'kita'. Karena ketika kita mengatakan 'saya' atau 'aku' menggambarkan seolah-olah hanya kamu yang mengerti, hanya kamu yang bekerja dan seolah yang lain tidak tahu apa-apa. Katanya sih demikian.. 

Karena dalam sebuah tim tidak boleh ada seorang 'SuperMan', yang ada hanya SuperTeam!


30 Juni 2014

Kenangan 7 Bulan Bersama Angkatan 39

Hari yang ditunggu itu akhirnya datang juga.. Hari dimana akhirnya kami menyelesaikan pendidikan selama hampir 7 bulan terhitung dari Desember hingga akhir Juni kemarin. Hari penentuan dimana, di kota Indonesia bagian mana, kelak kami akan ditugaskan. Hari yang membahagiakan juga membuat sedih secara bersamaan. Hari dimana isak tangis, sedih, haru, tawa, canda dan kecewa terdengar jadi satu suara. Satu irama.

7 bulan bukan waktu yang lama, tapi juga bukan waktu yang sebentar bagi kami. Proses yang kami lewati merupakan serangkaian awal proses sebelum kami akhirnya terjun langsung ke dunia nyata, dunia kerja sebenarnya. Serangkaian proses yang terkadang 'menjengkelkan' tapi suatu hari nanti akan sangat kami rindukan. 

Pembinaan karakter dan Pendidikan Bela Negara (Kesamaptaan) jadi awal mula pertemuan kami di Pusat Pendidikan Zeni (Pusdizi) TNI AD Bogor. Pertemuan antara 3 kota, Bandung, Jakarta dan Surabaya. Teman baru, lingkungan baru, tapi sama-sama dengan tujuan satu. Berbaris, makan bersama, berdoa bersama, berlari bersama, dan serangkaian kegiatan lain yang harus dilalui bersama-sama. Setelah itu dilanjutkan dengan Pengenalan Perusahaan, pendidikan paling melelahkan perjalanan Bogor-Jakarta dan tugas yang harus diselesaikan sepulangnya.

Lalu kami dipisahkan berdasarkan bidang masing-masing. Bidang Pembangkitan pergi menuju Suralaya, Banten. Bidang Transmisi menuju Semarang. Dan Bidang Distribusi dan Niaga menuju Pandaan, Jawa Timur. Pendidikan dikelas selama lebih dari 2 bulan, bosan, ngantuk, online, sampai kisah ujian akhir yang akan selalu terkenang rasanya.

Hingga akhirnya, pertengahan April kami serentak pergi ke Palembang, Wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu, untuk memulai OJT sebagai proses akhir dari pendidikan ini. Pembagian kelompok hingga langsung praktek langsung bekerja di lapangan jadi suatu pelajaran dan pengalaman nyata yang tidak akan terlupa.

Sekarang setiap orang sudah tahu proyeksi di Indonesia bagian mana mereka ditugaskan.. Dari Aceh hingga Papua kami semua disebar ke seluruh penjuru Nusantara. Tapi ini bukan akhir, ini justru awal perjalanan kami yang baru saja akan dimulai. Dan Bangka Belitung, aku datang! Wohoooo!





Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...